Tuesday, February 24, 2009

Masih adakah toleransi di Jakarta

Hidup di Jakarta harus penuh perjuangan dan kesabaran di segala kondisi terutama yang namanya di jalan raya. Karena seperti anda tahu jalan raya dijakarta hampir tidak ada yang tidak macet bahkan pada week end.
ini adalah pengalaman saya pada hari minggu tanggal 22 Februari 2009 yang lalu saat saya baru keluar kompleks perumahan saya, saya melihat sebuah taxi berpapasan dengan sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh seorang bapak-bapak dimana jalan yang mereka lewati cukup hanya untuk lewat 1 mobil saja. saat terjadi papasan tersebut sopir taksi berusaha memohon kepada bapak pengendara sepeda motor untuk minggir sedikit karena kondisi jalan masih cukup untuk 1 mobil dan 1 sepeda motor, supaya mereka berdua bisa berpapasan. tetapi apa yang dikalukan oleh pengendara motor ? dia bukannya minggir malah diam saja sambil memasang muka sangar sambil berkata "tidak bisa saya tidak mau minggir...!" sehingga kedua kendaraan itu stack dalam waktu yang cukup lama. tapi saya lihat sopir taksi tersebut cukup sabar menghadapi pengendara sepeda motor tersebut. dan akhirnya dia yang mengalah mundur hingga sepeda motor itu bisa maju duluan.
karena saya terlalu terpana melihat kejadian itu sehingga saya juga berhenti cukup lama melihat hal yang konyol tersebut dan akibatnya apa ? dibelakang mobil saya banyak yang antri juga he he he...

pesan moral yang saya angkat disini adalah apakah untuk hal ringan saja kita tidak mau lakukan demi kebaikan bersama ? apakah ego kita lebih besar dari kebersamaan yang bisa kita lakukan ?
apakah gaya hidup orang Jakarta mengakibatkan ini semua ? tentu tidak semua demikian tentu masih ada jiwa-jiwa yang lebih bisa berfikir jernih untuk kebaikan bersama.
apakah ada diantara pembaca yang punya pengalaman sejenis ? bisa email ke saya atau beri komentar disini.
salam sukses dan selamat berkarya !
Arwi
widscar@gmail.com

Saturday, February 7, 2009

Tempat Hang out dengan konsep berbeda

Inovasi tiada henti dilakukan oleh berbagai club atau lounge semata-mata tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan hiburan bagi kalangan eksekutif. Tetapi lebih dari itu, hang out atau clubbing di kafe, bar, club atau lounge bukan semata untuk sekadar relaksasi ataupun mencari hiburan. Tetapi lebih merupakan suatu kesempatan untuk bersosialisasi. Bagi mereka yang siang harinya disibukkan oleh pekerjaan yang relatif menyita waktu, malam hari seolah waktu yang tepat untuk entertainment.
Kini banyak bertaburan tempat hang out baru yang semakin kreatif menawarkan atmosfer yang berbeda. Sebuah konsep baru untuk socialite Jakarta hadir di beberapa venue. Keberadaan mereka seolah semakin lengkap dan strategis. Seperti satu lokasi dengan dua tempat yang berbeda konsep. Atau tempat clubbing yang berada di gedung perkantoran, kawasan bisnis dan pusat perbelanjaan yang nota bene mudah dijangkau dan dekat dengan mereka. Seperti Vertigo dan X Lounge yang berlokasi di pusat perbelanjaan Plaza Semanggi. Dua tempat hang out yang berbeda namun tetap terintegrasi satu sama lain. Clubbers memiliki kebebasan untuk memilih musik apa yang ingin didengar dan suasana seperti apa yang dinginkannya. Mengambil lokasi di lantai teratas, gedung Veteran bagian dari kompleks Plaza Semanggi, salah satu alasan strategis lainnya. Nah, apa saja tempat baru untuk partygoers Jakarta?

X2
Inilah tempat hang out teranyar yang saat ini mampu menjadi magnet bagi para clubbers di Jakarta. Konsep yang ditawarkan oleh X2 sungguh mampu memanjakan para pengunjung. Konsep ini pun boleh dibilang baru. Lokasi seluas 2.800 meter persegi ini mampu menampung sekitar lima ribu pengunjung dan memiliki empat ruangan yang terintegrasi, menjadikan X2 sebagai salah satu klub terbesar yang ada di Jakarta Selatan.
Menurut Oggie Toruan, Media Relation Manager, X2 merupakan klub yang saling terkoneksi antar empat area. Masing-masing area hadir dengan konsep yang berbeda. Keempat area tersebut adalah X2, Vintage, Equinox, dan Ego. Soal musik pun keempat tempat ini mengusung konsep yang berbeda. Untuk area Equinox cenderung memainkan musik-musik R&B dan dengan desain minimalis. Sementara Ego merupakan tempat khusus hanya bagi para member yang berada tepat di atas X2.
Untuk X2 sendiri mengusung konsep entertainment sebuah klub dengan ambience bergaya gothic dan industrial Romawi. Nuansa gothic di X2 terasa kental dengan lambang X2 bergaya gothic di atas DJ booth lengkap dengan pilar-pilar tema tersebut di atas dance floor.
Pilihan material yang dipakai seperti kaca, batu marmer, kayu, dan granit menciptakan atmosfir yang penuh gaya dan eksklusif. Interiornya didominasi oleh warna-warna biru, hijau, dan ungu.
Soal musik pun keempat tempat ini berbeda. Khusus para disc jockey di X2, spinning the turn table dengan musik yang temponya relatif lebih kencang dan cepat seperti trance, progressive, ataupun house music. Ditunjang dengan tata suara yang menggelegar, dan tata cahaya dengan laser yang futuristik dan high tech, menggugah setiap tamu yang datang untuk bergoyang. X2 dibuka setiap minggunya sejak Rabu hingga Sabtu.

Vintage
Sementara Vintage yang menjadi bagian dari X2 merupakan area yang memiliki konsep classic cocktail lounge. Otomatis lagu yang diputar jauh lebih lembut dengan low beat, seperti classic disco, dan retro. Vintage menjadi sebuah lounge yang lengkap dengan sofa-sofa lembut yang mampu menampung sekitar 100 orang. Di sini Anda akan merasakan suasana yang nyaman, intim, dan rileks sambil menikmati sajian foods and beverages yang tersedia. Khusus di Vintage, jam operasionalnya adalah Senin hingga Minggu, mulai pukul 11 siang, hingga pukul 3 pagi. Silakan Anda datang mencicipi sajian X2 Platter, yang berisi sajian udang, cumi, ayam dan kentang yang digoreng. Dengan Rp 45.000 ++ Anda dapat menikmati X2 Platter.
Sementara party belum lengkap rasanya tanpa ditemani minuman. Salah satu the best drink yang direkomendasi adalah Fussion Illusion. Disajikan dengan gelas yang tinggi, minuman ini mengandung Vodka, Triple Sec Liquor, Pineapple dan Lime juice. Minuman yang hanya terdapat di X2 ini dapat Anda nikmati hanya seharga Rp 260.000 ++.
Satu lagi adalah Berry Splash Colada. Dengan campuran Bacardi, Coconut Liquor, Coconut cream, dan berry atau strawbery pure dan pineapple juice, minuman berwarna pink ini pasti menggelitik rasa ingin tahu Anda untuk mencobanya. Silakan nikmati Berry Splash Colada hanya dengan Rp 70.000 ++.
Pilihan lokasi klub yang menyatu dengan pusat perbelanjaan mewah seperti Plaza Senayan ini sekaligus ingin memberikan kemudahan akses, dan mendekatkan mereka kepada pengunjung yang menjadi target pasar mereka. Keberadaan X2 yang berada di lantai empat menyatu dengan plaza menjadikan tempat ini sangat strategis mengincar pasar A+ dan B+, seperti eksekutif, ekspatriat, dan kaum muda. Fasilitas yang berada di pusat perbelanjaan seperti lokasi strategis, dan akses parkir yang luas, juga menjadi pilihan membuka klub dalam sebuah pusat perbelanjaan.

Blowfish
Setelah menghilang selama setahun lebih, akhirnya salah satu tempat favorit clubbing di Jakarta

Selatan ini kembali beroperasi. Kini Blowfish Kitchen & Bar masih tetap mengandalkan kekuatan nuansa Asia terutama Jepang yang sangat kental. Tempat yang terbagi dua bagian, restoran dan lounge ini memiliki nuansa modern bergaya Japanese, baik di restoran maupun bar.
Perbedaan antara Blowfish dulu dan sekarang terletak pada desain interiornya dan tempatnya yang lebih besar. Dulu, cenderung lebih simpel, namun sekarang lebih menarik dan mampu menampung massa hingga lebih dari 300 orang. Desain interiornya menggunakan simbol Asia, seperti dinding yang dihiasi oleh alat hitung sempoa, sebuah alat hitung khas bangsa Asia. Dihiasi kaca berlukiskan kayu bambu menciptakan rasa nyaman.
Sementara puluhan gentong-gentong sake berjejer di dinding kanan dari bagian lounge dari Blowfish bar. Yang menjadi daya tarik interior Blowfish adalah sebuah foto raksasa seorang geisha dengan tato di punggung. Foto ini diletakkan tepat di atas langit-langit dance floor dari Blowfish. Nuansa interior yang cozy semakin terbentuk dengan hiasan lampu ala lampion berwarna ungu.
Untuk restoran, Blowfish menyediakan Japanese fusion yang modern, hasil karya chef Hugo Adrian dari San Francisco, yang menggabungkan antara teknik dan bahan-bahan makanan dari Barat dengan tradisi memasak Jepang.
Sementara lounge Blowfish menyediakan berbagai cocktail khas Blowfish seperti Sake Bitch. Rasanya menyegarkan karena diramu dari sake karatamba, smirnoff, blue Curacao, Cointerau dan pineapple juice. Ada lagi Hanoi Hooker, Sashimi Snow Kitten, adalah minuman lainnya yang direkomendasikan untuk perlu Anda coba.
Khusus lounge mulai beroperasi di hari Kamis hingga Sabtu, mulai pukul 21.00 hingga 3 pagi. Event bertajuk Geisha Wonderland, sekaligus merupakan ladies night yang akan menyajikan free cocktail bagi setiap pengunjung wanita yang datang. Tema Washabi Mesh Up diusung setiap Jumat malam, menyajikan musik-musik deep house dan Sabtu menyajikan musik R&B yang banyak diminati clubbers.
Tetapi ingat, demi kenyaman dan kenikmatan ber-clubbing, Blowfish mencoba menerapkan peraturan bagi tamu. Hadir dengan dandanan terbaik dan fashionable coba diterapkan di Blowfish.

Black Cat Jazz Supper Club

If you are jazz lover then you must come to this club. Keberadaan club jazz di Jakarta memang masih sangat jarang. Padahal, komunitas pecinta jazz semakin berkembang luas. Musik jazz kini tidak hanya dinikmati oleh orang dewasa, namun kaum muda mulai bisa menerima dan mulai menyukai musik jazz. Terbukti suksesnya penyelenggaraan sejumlah event seperti Java Jazz atau Jakjazz menandakan banyaknya pecinta jazz.
Black Cat Jazz Supper Club seolah mengobati rasa rindu para jazz lover untuk bisa menikmati alunan musik jazz. Klub yang baru dibuka awal Maret ini, mencoba menghidupkan nuansa mirip di kampung halaman musik jazz, New Orleans, Amerika Serikat. Anda bisa menikmati musik jazz yang dihadirkan setiap malamnya. Dimulai pada jam 19.00 hingga 21.00, lagu jazz dihadirkan dengan iringan piano. Kemudian berlanjut penampilan live band yang akan menghibur Anda dengan alunan musik jazz setiap hari Rabu hingga Sabtu.
Setiap Rabu dan Kamis, menghadirkan swing jazz, dan pada Jumat hingga Minggu menampilkan musik pop jazz dan funk. Dengan musik jazz, nuansa yang tercipta menjadi lebih friendly, cIozy dan romantis. Hampir setiap malamnya, Anda dapat menyaksikan penampilan jazz player ternama, seperti Bertha, Idang Rasidi, Margie Siegers, atau Oti Jamalus Trio.
Dalam waktu dekat akan ada program Sunday Brunch, di mana setiap malamnya menghadirkan musik jazz secara jam session. Dengan kapasitas sekitar 120 orang, Black Cat memiliki dining area, lounge dan bar, serta dua set sofa ekslusif. Panggungnya diset sedekat mungkin dengan tamu, sehingga tercipta hubungan interaktif antara pemain jazz dengan pengunjung. Setiap dinding dihiasi lukisan hitam putih para musisi jazz dunia yang ternama seperti Louis Amstrong, dan lain-lain.
Belum lengkap mendengar musik jazz tanpa menikmati menu spesial yang ada di sini. Anda dapat mencicipi New Orleans Cajun & Creole Cuisine yang sangat spicy. Terdapat pula empat menu utama yang terdiri dari chicken, blacken cream dori fish, serta daging tenderloin dan sirloin. Menikmati jazz sambil minum wine dari Perancis, Amerika, Italia dan Australia. Atau ingin mencoba Black Cat cocktail, dan Hennessey City Shanghai yang terasa enak dan segar di mulut.
X2, VINTAGE, EQUINOX, EGO
Plaza Senayan 4# & 5# floor
Jl. Asia Afrika No. 8
Jakarta 10270
BLACK CAT JAZZ SUPPER CLUB
Palaza Senayan Arcadia
Unit X-208/209
Jl. New Delhi - Pintu 1 Senayan
Jakarta 10270
BLOWFISH KITCHEN AND BAR
City Plaza at Wisma Mulia
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.42
Jakarta 12710
Indonesia


ARTICLE SOURCE :
http://www.appetitejourney.com/?app=article&cat=25&eid=20&id=249

Wednesday, December 17, 2008

Dynamic in every sense

Dynamic in every sense, Jakarta is the social, political, and financial capital of Indonesia. The bustling urban metropolis is a cultural melting pot and home to over 10 million people. Indulge in her charms and discover a cosmopolitan society in the city that never sleeps.


Dine in Style

From traditional Indonesian cuisine to fine Italian fare, Jakarta will entice even the most seasoned taste buds.

The Face Bar (85 Kusuma Atmaja, Imam Bonjol, 21 3192 5037, www.facebars.com) is a veritable paradise and houses three restaurants under one roof. Savour authentic Thai at Lan Na Thai, Indian at Hazara, and Moroccan cuisine at El Wajh.

For traditional fare, visit Sriwedari Garden Restaurant (The Sultan Hotel., Jl. Jendral Gatot Subroto, South Jakarta, Selatan, 21 570 3600), a favourite with locals and tourists alike.

Embrace the Nightlife

Embark on a clubbing escapade and start the night early by sipping cold beers at Minus 2 (23-25, Jl Jend., Sudirman-Pintu Satu Senayan, 21 2555 4089, open daily 10.30am-10.30pm), located in the heart of Jakarta.

Once the sun sets, head to Bats (Shangri-La Hotel, Jend., Sudirman Kav 1, Tanah Abang, Central Jakarta, 21 570 7440, open sun-thurs, 5pm-2am and fri-sat 5pm-3am) and Dragon Fly (Graha BIP Jl., Gatot Subroto Kav. 23, 21 520 6789, www.the-dragonfly.com).
For the ultimate nightlife buzz, step into the Embassy Club (Taman Ria Senayan, East End Building, Jl Gatot Subroto, 21 570 3704. www.embassytheclub.com), a two storey house with three chambers. The Main Room is dedicated to trance music, Wonder Bar is known as the Underground Room, and the Balcony is a haven for house music lovers.

Golfing

After a long night, kick back and relax with some holiday golf. Jakarta boasts some of the most spectacular golf courses in Indonesia. Pack up your clubs and head north to Pantai Indah Kapuk Golf Course (Jati Indah Raya Street Nb. 1 Pangkalan Jati, Sawangan, 21 7513 326). Designed by renowned golf architect, Robert Trent Jones Jr., the 18-hole course plays to par 72 of 6,535 metres.

Traveling with family or friends? Tee off at Bumi Serpong Damai Golf Course (21 5882 388), which boasts an Olympic sized pool and tennis courts.
The avid golfer may wish to visit Jagorawi Golf & Country Club (Cibinong-Bogor, West Java, 21 875 3810), one of the most rigorous testing courses in Southeast Asia. The 36-hole course is located by the Cikakas River valley and designed by famed architects Peter Thompson and Michael Walveridge.

Travel

To get there Lufthansa German Airlines offers you daily nonstop flights from Singapore to Jakarta. Additionally, a special promotional price of S$240 for a return flight, valid for a limited period. For further information and booking, log on to www.lufthansa.com.

ARTICLE SOURCE :
http://www.lifestyleasia.com/articles/travel_8/urban-escape_2203.htm